04
Oct
09

Parliament Divided Over Proposed Massive Pay Hikes for Timor Politicos (Ekonomi Timor Leste)

Ekonomi Timor Leste

by: Tempo Semanal

On 29 September 2009 Parliament became deadlocked over divisionsgenerated over the proposals to increase salaries for political posts such as:
1) President of the Republic
2) Prime Minister
3) President of the National Parliament
4) Ministers 5) Secretaries of State
5) Secretaries of Parliamentary Committees
6) Presidents and Vice Presidents of Parliamentary Special Commissions
7) Presidents and Vice Presidents of Political Party benches in Parliament
Some Member of Parliament increases more than 600% from $450/month to up to $3,250/month – plus @2,437.50 bonus. Total minimum Member of Parliament income $5,687.50/month. (equivalent to 60 months salary, or 5 years salary for persons on minimum wage $95/month).
The salary for President of the National Parliament will increase 300% from $1,000/month to $4,000/month – plus monthly bonus increase 700% from $500/month to $4,000.00. As a result Fernando Lasama will be earning $8,000/month.
Deputy Speakers and Leaders of each bench will receive $3,500/month – plus bonus $2,800/month, for a total of $6,300/month.
Ordinary Members of Parliament monthly salary will increase to $3,250/ month – plus a bonus of $1,950 for a total of $5,200/month.
The Secretary for each Commission [Committee] and Leaders of sub- Commissions each receive $3,250/month – plus a monthly bonus of $2,112.50/month for a total of $5,362.50/month.
The Prime Minister will receive $8,000/month.
The two Deputy Prime Ministers will receive monthly salaries of $3,500, plus a bonus of $2,800/month for a total of $6,300/month.
Ministers will receive $3,200/month, plus a bonus of $2,437.50/month for a total of $5,687.50/month.
Deputy Ministers and Secretaries of State will receive $3,000/month, plus a bonus of $2,100, for a total of $5,100/month.
The President of the Republic every month will receive $10,000.
Timor-Leste is the poorest country in the region and one of the poorest in the world.
Most of its budget is derived from Oil and Gas revenue, and income tax only generated $40 million in this year.
Sustainability of these proposed pay increases is in serious doubt even if passed.
Mr. Manuel Tilman, Member of Parliament is determined to defend these increases, stating that the Oil Fund can pay the increases.
The Timorese Members of Parliament are seeking to benefit from their political positions while most Timorese in the rual areas still do have adequate roads, water supply, electricity and other basic needs.
While State expenditure will pay for these salary increases most Timorese MPs remain absent from work much of the time on Mondays and Tuesdays, and the majority only attend in a tardy fashion.
“I think that Parliament has to serve the peoplebut they always do what they want for themselves first,” said Fransisco Soares, a university student. “They have no morals,” and he continued to challenge the Members of Parliament. “They should be ashamed of themselves by increasing their own salaries..

Last year University Students protested over the Parlaimentary purchase of 65 vehicles for Members of Parliament, these proposed salary increases are approximately 5,000% more expensive than the new
vehicles.

NB: Viva Timor Leste Terkini 2009

04
Oct
09

Timor Leste Rank as 56th World’s Oil Production (Timor Leste Terkini 2009)

Timor Leste Terkini 2009

by: Ir.Eng.Luis Pereira

As of current report Timor Leste is ranked in 56th of the World’s Oil production with 78,480 Barrel oil per day (Estimated) followed by France and Pakistan of 57th and 58th, respectively.

However, the data for gas isn’t available yet, But as of our current oil production at 78,480 bopd with an estimated current crude oil price at 72 dollar/barrel, so the the amount of sale of the oil alone will be $ 5,650,560 / day.

Certainly, the production will increase in few years to come as new fields in JPDA are expected to be developed, drilled and explored.

Even though we are rank in 56th world’s oil production but due to the size of our country and the population we will still enjoy with steady economic growth in at least 2 decades, after two decades probably the oil price won’t be interested due to the new technologies for the renewable energy source e.g. Solar, bio-diesel, wind and water.

So the question, is will our government has capable to manage this resource and use the revenues that we claimed from this resource and turn it to other form of the feasible market that can be lasted for longer period!!. The answer is uncertainly.

PS: Timor Leste Terkini 2009..lebih maju dan ada banyak perubahaan…

God Bless Timor Leste…

28
Sep
09

Timor Leste Terkini

Setelah lepas dari NKRI, Timor Leste sekarang lebih belajar banyak hal mulai dari membangun bangsa hingga setiap manajemen dan rintagan yang dihadapi bangsa, membuat masyarakat Timor Leste semakin dewasa dan lebih berani menatap ke masa depan dengan penuh percaya diri dan penuh harapan.

Viva Timor Leste

Viva Timor Leste

Timor Leste tergabung dalam ke – 8 negara – negara berbahasa Portugis (Communidades os Paises dda Lingua Portugues / CPLP) dan dari ke-7 negara yang ada merupakan bekas jajahan Portugal.

Ke 8 negara tersebut adalah:

1. Portugal

2. Brazil

3. Angola

4. Guinea Bissau

5. Mozambique

6. Sao Tome Principe

7. Cabo Verde

8. Timor Leste

Portugal sendiri merupakan anggota NATO

Brazil merupakan anggota dari persemakmuran negara2 Amerika Latin.

Ke-5 negara lain tergabung dalam organisasi Uni Africa.

Hingga saat ini pelajar – pelajar Timor Leste telah menuntut ilmu di berabagai negara di dunia hampir di 5 benua. Semangat perjuangan untuk merdeka dan lepas dari NKRI, adalah semangat yang sekarang ini masih di miliki msyarakat Timor Leste dalam membangun diri dan Memajukan Bangsa.


Viva Timor Leste

Camarada


07
Sep
09

Timor Leste Setelah Merdeka

Timor Leste Rayakan HUT Kemerdekaan Ke-10

Tidak terasa, 10 tahun telah berlalu, namun memori akan perjuangan keras warga Timor Timur saat itu demi kemerdekaan, masih teringat. 30 Agustus 1999 dilakukan referendum.

Mantan utusan sekretaris jenderal PBB untuk Timor Timur sepuluh tahun lalu, Ian Martins dan sejumlah stafnya ikut mengenang dan memperingati 10 tahun referendum Timur Leste. Sementara warga Timor Leste merayakan peristiwa itu dengan mengadakan pameran internasional, lomba sepeda dan penguburan kerangka jenazah para pahlawan bangsa, untuk mengenang sekaligus menghibur warga Timor Leste. Berikut seorang warga Timor Leste Fausto de Sousa yang ikut merayakan hari ulang tahun kemerdekaan:

“Pertama saya sangat bangga karena tanggal 30 Agustus 2009 masyarakat Timor Leste, pemerintah dan seluruh komponen ada di negeri ini akan merayakan 10 tahun kemerdekaan Timor Leste. Sebagai warga negara saya merasa bangga bahwa masyarakat sudah merdeka 10 tahun. Akan tetapi pengalaman saya selama 10 tahun setelah Timor Leste ini merdeka ada banyak hal yang perlu diperbaiki. Para lider dan kaum intelektual di negeri ini perlu mendewasakan diri baik itu dalam politik maupun dalam perencanaan – perencanaan yang bisa bagaimana supaya bisa membangun Timor Leste ini. Karena sejauh ini saya melihat bahwa sudah beberapa kali terjadi konflik yang konsekuensinya rakyat kecil yang kena. Banyak masyarakat yang masih mengeluh karena belum menikmati betul-betul kemerdekaan yang bagaimana sehingga saya melihat bahwa dalam 10 tahun ini kita perlu belajar melihat kembali, ada hikmah yang kita belajar dari ambil dari semua konflik yang terjadi, supaya belajar dari konflik itu agar bisa memperbaiki kembali apa yang sebenarnya kita harus lakukan demi kepentingan bersama demi pembangunan untuk negeri ini. ”

Masyarakat luas Timor Leste menilai, meskipun sudah merdeka, keamanan di negeri itu masih perlu ditingkatkan lagi. Namun Cesar de Cruz, mantan pejabat pemerintah pertama Timor Leste berpendapat, sejak merdeka Timor Leste terbebaskan dari kekerasan. Dan sudah seharusnya warga Timor Leste mandiri, berusaha keras dan siap menghadapi tantangan baru:

“Setiap warga negara Timor Leste harus merefleksi diri bahwa kemerdekaan itu akan membuat dia mandiri dan bekerja lebih keras artinya banyak hal yang perlu dipelajari. Orang Timor percaya bahwa mereka akan maju dengan adanya kemerdekaan itu. Dari 10 tahun itu merupakan satu tahap pertama bisa membangun diri sendiri, sejajar dengan negara yang lain. Dan ini sangat penting bagi setiap orang Timor Leste, setiap warga negara Tinor Leste untuk merefleksi diri bahwa sejak awal hingga sekarang 10 tahun yang jelas banyak yang ada progres dan banyak juga yang perlu kita bangun bersama terutama lebih pada sumber daya manusia, kepercayaan diri dari masing-masing warga negara bahwa mereka telah bebas tapi mereka juga harus siap untuk membangun negaranya.”

Selain kerja keras demi pembangunan, Cesar da Cruz menambahkan bahwa Timor Leste juga harus tetap membina hubungan baik dengan negara lain.

Peringatan kemerdekaan Timor Leste mempunyai nilai khusus dan berarti bagi warganya. Acara puncak perayaan hari ulang tahun kemerdekaan Timor Leste adalah upacara bendera di halaman kantor kepresidenan Minggu besok (30/8) dan diakhiri dengan malam hiburan di halaman kantor pemerintahan di Dili.

Nuel Costa / Andriani Nangoy

Editor: Dyan Kostermans

Catatan: Setelah merdeka atau lepas dari Indonesia, anak – anak Timor Leste lebih bisa mandiri dan bisa berpikir lebih mandiri, banyak putra – putri Timor Leste yang sekarang ini menuntun Ilmu di berbagai negara di belahan dunia, merasa baru memiliki identitas sendiri, merasa baru memiliki rasa nasionalisme yang sangat tinggi, tampil lebih PD di dunia luar, bergerak bebas ke berbagai negara, memiliki banyak kesempatan kerja yang tinggi, dan pokoknya setelah lepas dari Indonesia kami benar – benar memperoleh kehidupan yang benar – enar hidup, tidak tertindas dan ditutupi kaya dulu, masih bersama dengan Indoensia rasanya seperti di Neraka sumpah benaran….

Terima kasih Tuhan atas kemerdekaan ini….terima kasih untuk para negara – negara yang telah ikuit membantu kami dalam memperoleh kebebasan yang sangat berarti ini.

God Bless Timor Leste

Viva Timor Leste….!!!

27
Dec
08

Introdusaun kona ba Tais Timor

tais-timor-leste

tais-timor-leste

Isin primeiru hau hare tais maka ema Feto Timor oan sira soru ba loron ida iha fulan Marsu 2000 kuanda City of Port Phillip (Cidade Port Phillip) lancar projeto Belun Suai (Friends of Suai) iha Jardim bot ida besik Luna Park, St Kilda. Hau hare tais maka ema pamer (expor) hamutu ho sasanan ceramica, pintura, escultura hosi ai ho arte seluk sira. Hau hatene impaktu hosi hare arte sira nee ikus mai bah au nia hanoin. Hare arte sira nee hosi Timor hau hanoin katak cultura Timor la hanesan cultura Indonesia Loro Monu (Indonesia Barat) nian, por examplo, cultura Java ho cultura Bali. Isin segunda hau hare tais kuando Sara Niner organizar eksposisaun (pameran) ida kona ba Alola Foundation iha Gasworks iha Port Phillip durante Melbourne Festival of Arts (Melbourne nian Arte Festival).

Desde 2000 Sara dala isin barak tiha ona visita Timor halo pesquisa (riset) kona ba tais i sosa tais bodik colesaun Alola Foundation nian. Sara aprende barak tiha ona kona ba tais Timor. Tan (porque) difisil tebes atu hetan informasaun kona ba tais, hau usu lisensa ba Sara atu usa nia lia fuan duuk bodik explicar sa ida maka tais nee, sa ida maka significado hosi tais bodik mane ho feto sira iha Timor Leste, sa ida maka tais nian funsaun iha cultura Timor. Sara hakerek nee bodik Forum maka nia organisar iha fulan Setembru 2008 iha St Kilda Town Hall, Port Philip, Melbourne: “ Exploring Meanings, Makers and Markets of Tais, the Hand-woven Textiles of East Timor” (“Explorar Significado, Produtora ou Badaen ho Mercado Hosi Tais”).

Tais ema usa bodik halo lia adat, bodik simu malu hanesan feto sau mane ho uma mane, bodik hatais ba oras fiesta, bodik bidu iha dahur, bodik faan iha mercado. Iha sociedade Timor oan rai nain iha Timor Leste halo kmaluk i belun malu tuir dalan kawen malu hanesan uma mane ho feto sau mane. Sia simu malu hanesan belun ho kmaluk hodi fo tais ba malu. Tais sai hanesan matenek i cultura ema Timor oan nian duuk. Tais hanesan personafikadu fisiku hosi feto i, hanesan buat lulik, tais ho nian beran/puder especial. Iha Timor Feto makerek badaen soru tais nian sira maka fo hatun ba sira oan si bein oan istoria kona ba cultura, crenca popular, paradigma si Timor nian historia. Hodi soru tais, truka tais ba malu dan hahulin tais lulik, feto Timor sir bele hetan beran si influencia iha sociedade Timor maka hetan nia moris hosi uma lulik. Ema hafolin no respeitu feto makerek badaen tebes ba soru tais nian. Sira nee ema hare our considerer hanesan feto makerek badaen. Dala barak sira nee mai hosi uma lulik makerek badaen ou uma liu rai nian.

“Soru tais, kabala tais, sakat tais nee essencial ba i significar sira nian identidade hanesan ema rai Timor oan duuk durante Indonesian nian occupasaun i bodik feto barak actividade kona ba tais nee hanesan forma ida hosi resistancia passive. Feto sira mos faan sira nia tais bodik hetan osan no hahaan maka sira presija durante resistancia i sira mos horan diak ba sira nian actividade kona ba tais i resistancia. Hoje isa reconhecimento nacional kona ba importancia cultural hosi soru tais. Reconhecimento nacional nee manifestar iha realidade katak lider nacional sira hatais tais, exposisaun (pameran) tais iha parlement nacional, selo (perangko) nacional usa fotografia tais, i lider sira usa tais durante campanha. Tais ho nia funsaun ida iha construsaun identidade nacional foun.

Tais ho matenek badaen soru tais iha Timor Loro Sae funcionar hanesanTimor oan sira nian cultura ida, especialmente depois conflito destrutivo iha tinan rua nulu resin hat laran. Actividade soru tais tanbem tulun feto sir abele vencer (atasi) tragedia sira hosi tempo liu ba tan actividade nee oferecer strutura ida maka familiar i significada ba communidade bodik halo foun nia aan. Communidade feto sira dala barak mai hamutu bodik atu soru tais. Actividade soru tais hamutu nee oferecer ba sira senso continuidade ida ho tempo uluk.”

Iha tinan 2000 hau terik ba Louise Byrne katak hau atu ba Timor Loro Sae. Louis terik ba hau atu ba buka hetan Senora Veronica Pareira maka matenek badaen bot soru tais nian mai hosi Fohoren, Distrito Covalima. Hau ba hasoru tebes Veronica. Hau halo film ida kona ba Veronica. Film kona ba hau nia belun ho Veronica nee atu sai ikus mai. Filme nee nia jujul (titulo): “Lori Fila Hikar Tais.” Hau nia relasaun ho Veronica nee ikus mai halo moris hau nia interese iha tais ho actividade soru tais. Tan nee hau ba buka hetan feto matenek soru tais sira iha Timor. Hau filmar sira durante sira soru tais. Hau filmar feto, mane ho lawarik oan sira bidu (dansa) hodi tau tais ba aan. Nee incluir ceremonia simu beinaka, dahur, bidu, tebe, bidu kikit, bidu kuda hare no batar nian, bidu halo funu nian. Hau kalon (espera) katak matenek sai iha bidu i tebe sira nee atu continua no desenvolver. Si ita hatene liu tan teni kona ba bidu i tebe, por favour hakerek ita nia commentario ba caixa nee laran.

Si ita iha interese ba tais i actividade soru tais, ita bele usa RSS Feed bodik atu hatene halo pasti (assegurar) katak ita simu email kuando hau responde ba itu i postar ba ita artigo ou istoria kona ba tais.

Copia husi:http://www.suaimediaspace.org/2008/11/07/introdusaun-kona-ba-tais-timor

27
Dec
08

Sistema Barlaki iha Timor Leste

Maun alin inan feton Timor Loro sa’e, rai ulun rai ikun, tasi feto to’o ba tasi mane, loron foun sa’e ona leno rai Timor, Timor oan hotu presija hamutuk fo liman ba malu sai ema ida deit hodi foti no tane kultura rai Timor sai mos hanesan riku soin iha parte identidade bo’ot ba iha rai doben ida ne’e.
Ba edisaun premeiro husi A voz de cultura equipa husi jornal ida ne’e hakarak koko atu hakerek lia fuan ruma kona ba barlaky ninian tamba ita hotu hatene katak iha ita nia rain systema ida ne’e sei buras liu-liu iha distritu 12 (capital Dili la kentara) tamba ne’e iha uju no custumi ita nia, hori uluk hori wain desde beiala sira nia tempu ate agora sei kontinua nafatin.
Wainhira iha lia moris hanesan ita bolu hatun folin hanesan iha oan mane hola(laos sosa) oan feto ruma sempre akontese tuir uma lisan idak-idak nian iha teritorio rai doben ida ne’e nia laran. laos dehan sistema hatun folin ba oan feto atu sosa kotu oan feto, maybe ne’e hanesan aitukan ho bemanas atu oferese nudar kolen husi inan aman nian liu-liu ba knua ida nebe refere. talves iha interpretasaun oioin husi ema idak-idak nia hanoin kona ba sistema ida ne’e, ba leitores sira hau konvida ita atu akompanha sistema ida ne’e iha distritu idak-idak.
Hanesan iha Bau-cau wainhira hatun folin ho animal no buat oi-oin maka hanesan karau, kuda no surik. kona ba karau no kuda konforme lia nain sira maka deside tuir nia volume no depende mos ba kultura nebe knua idak-idak implementa talves husi 6 to’o 12, ba surik defisil oituan ba ita nebe moris iha tempu modernu susar atu komprende laos buat nebe fasil.
Dala barak ita akompanha serimonia ida ne’e lia nain sira hare husi nia kualidade iha parte balun dehan hakarak surik Makasar, balun hakarak surik fatuk no konforme mos husi nia urat la hare ba nia modelu.
Ita loke to’ok agenda husi parte rai klaran nian hanesan Ainaro iha neba iha sistema rua atu halo barlaky maka hanesan wainhira oan feto no oan mane nebe maka hola malu tuir dalan hanesan tuananga bele iha redusaun ba folin hirak ne’e tamba iha relasaun familia hare husi parte feton ho na’an nian maybe ba ema nebe foin kuinhese iha mos sistema barlaky nebe adopta emgeral iha Ainaro maka hanesan karau, kuda, bibi no tua ne’e hanesan ita heteten iha leten katak ne’e hanesan bemanas no aitukan, ne’e maka kultura nebe implementa iha distritu Ainaro.
Hakat ba lospalos iha mos sistema nebe atu hanesan mos distritu Baucau nian hanesan karau, kuda morten no surik, antes atu deside katak karau hira no kuda hira hahu uluk ho kari batar musan husi parte familia mane nian atu hili batar musan hirak ne’e maybe tuir nia criteria iha mos suco balun que hanesan jerasaun liurai nia beioan wainhira ema ruma tuir oan feto atu hatun folin kona ba karau bele to’o 77 iha lospalos parte balun seikaer sistema ida hanesen ne;e maybe laos maioria
Maibe iha distritu oecuse diferente oituan ho nia belun distritu seluk laos dehan katak nia do’ok husi nia maun alin sira seluk nebe nia hakarak atu ketketak ho ninian maybe ne’e identidade rai ne’e nian duni.
Belun sira husi rai Belun Oecuse sempre hala’o sistema barlaky ida ne’e ho mexicana, belak no tais, hodi hatun folin ba oan feto. mexicana ne’e tuir hotu nia hanoin no hare katak ida ne’e osan husi nasaun Mexico nian. Karik ba jerasaun foun nebe moris tempu modernu ida ne’e ba ita sente komiku oituan tamba sa iha sistema ida hanesan ne’e?
Ne’e duvidas nebe bo’ot ba ita no hammosu perguntas hanesan iha leten.susar oituan atu foti desijaun no solusaun ba ida ne’e atu resolve. Parese ida hanesan valor no iha intersante ba ita nia beiala sira hodi nune’e Oecuse bele implementa sistema ida ne’e iha neba.
Ho tempu ida hanesan ne’e maka jornal A voz de cultura hakarak luta hodi hatene lolos tamba sa maka mosu buat ida nebe to’o agora ita jerasaun foun ida ne’e lahatene ninia signifika katak belak, morten, kaibauk, tais, surik no mexicana ne’e mai husi nebe no nia funsaun saida hodi haklaken ba mundo tomak katak ne’e maka ita nia kultura. Halo mudansa laos dehan atu hamate no halakon maybe presija atu hadia ho realidade nebe ita hare agora dadaun ne’e komesa atu lakon ona tamba laiha ema ida maka iha inisiativu atu haburas identidade Timor nian
Sekarik maka governu iha interese karik pelumenus halo kompetisaun ruma ba foin sae sira kona ba kultura Timor nian ba oan feto sira hanorin kona ba oinsa atu soru tais, homan biti no koko atu lao tuir hultura nebe beiala sira rai hela mai ita kona ba oan mane sira presiju mos aprende kona ba morten no belak hodi halo kompetisaun entre Distritu sira liu-liu ba foin sae sira. Sekarik maka ministerio trata kona ba ida ne’e ba jerasaun tuir mai sei hatene liu kona ba ita nia kultura no tradisaun. Ita foti ezemplu hanesan nasaun Thailandia ho Cina sira nia kultura avansa liu no ema barak maka hakarak atu asiste wainhira iha serimonia ritual nebe sira selebra, oinsa ita nia governu hare’e kona ba ida ne’e labele interese liu ba politika maybe presiju mos dezewnvolve kultura obrigado wa’in.
Marciano Luz
Copia husi:http://avozdacultura.blogspot.com
16
Dec
08

Bendera-Timor-Leste

LOve you

LOve you

Bendera yang dipertahankan dengan tumpah darah penghabisan, cinta kau selamanya..mar bersaing dengan negara lain dan mari membangun diri untk hari esok yang jauh lebih baik.

God Bless Timor Leste.

16
Dec
08

Timor Leste Merdeka

Just for you.

Just for you.

Sejak kecil aku sering di doktrin dari paman – paman aku bahwa tetap berintegrasi bersama Indonesia artinya menderita seumur hidup, hak sebagai manusia di cabut, segala bentuk kekayaan bumi LoroSa’e di kuasai oleh Indonesia. Ketika berumur sekitar 15 tahun baru aku sadari dan melihat dengan mata kepala sendiri bahwa memang apa yang dikatakan oleh paman – paman saya 100% benar dan terbukti. Merdeka dan Lepas dari Indonesia itu memang sangat enak, kita bisa bergerak secara leluasa, militer dan polisi adalah orang – orang Timor Leste sendiri dimana waktu bekerja benar – benar memberikan hidupnya untuk membangun Timor Leste….