FILM BALIBO BERDASARKAN KISAH NYATA

FILM BALIBO BERDASARKAN KISAH NYATA



Pada tahun 1975, Portugal keluar dari Timor – Timur dan membangung pemerintahanya di Pulau Atauro diaman pulau tersebut hanya berjarak
25 kilometer dari Pulau Timor. Pada Tanggal 7 Desember 1975 Indonesia menginvansi ibu kota Dili sebuah negara miskin yang kecil.
Dengan senjata berartileri besar yang diberikan oleh Amerika dan dukungan dari Australia, Indonesia akhirnya menduduki ibu kota DIli
pada tahun 1975 dan pada masa pendudukan itu Dunia seolah menutup mata, dan Militer Indonesia secara membabi – buta membunuh dan mencuri
semua kendaraan serta membawa pulang para gadis keturunan Cina semuanya diangkut ke dalam perahu militer Indonesia. Mereka bukan hanya membunuh
tapi juga mencuri dari Timor Timur.

Selama pendudukan Indonesia pada tahun 1975 – 1999 banyak rakyat Timor Timur yang menderita dan dianiaya serta diisolasi dari dunia luar.
Kebanyakan rakyat Timor – Timur pada masa itu menjadi bodoh dan tidak bisa mengakses informasi dari luar negeri. Timor Timur dikucilkan dari dunia internasional
dan mereka menjadi sangat menderita.

Portugal tidak membantu rakyat Timor Timur ketika diserang oleh Indonesia, pasukan Australia yang dulu pada saat Jepang menginvasi/ menyerang ibu kota Dili
mengirim pasukan tempurnya ke Dili yang dibantu oleh rakyat Timor Timur dan mereka melupakan jasa orang – orang Timor Timur yang dulu telah membantu pasukan mereka
untuk bertempur melawan Jepang pada tahun 1940an di Timor Timur.

Perbatasan Indonesia dan Timor – Timur pada tahun 1975 ke bawah yaitu antara tahun 1515 – 1975 (awal bulan 1975) dijaga ketat oleh masing – masing negara,
akan tetapi pada akhir – akhir tahun 1975 indonesia menyerang masuk Timor Timur melalui Darat, Laut dan Udara. Pada pertempuran sebelumnya Indonesia yang merasa percaya
diri dengan pasukan daratnya menyerang duluan Timor Timur dengan senjata berat dan lengkap akan tetapi mereka
tidak bisa mengalahkan tentara Fretilin. Akhirnya Indonesia mengubah strategi penyeranganya dengan mengabungkan 3 angakatan perangya sekaligus. Yaitu Angkatan Darat, Angkatan Laut
dan Angkatan Udara. Pada awalnya sebelum penyerangan ke Timor Timor petinggi2 militer Indonesia sudah memutuskan hanya menginvasi Dili cukup dengan Angkatan Darat saja seperti yang mereka
lakukan pada saat merebut Irian Jaya dan penaklukan gerakan – gerakan perlawanan di Indonesia bagian lainya. Akan tetapi mereka salah, semangat juang tentara FRETILIN dengan senjata
ringan namun lincah dan memiliki nyali tempur yang tinggi berhasil memukul mundur angkatan darat Indonesia di perbatasan Indonesia – Timor Timur pada awal tahun 1975.

Berdasarkan kisah nyata di film BALIBO tersebut, semua sesi yang ditayangkan adalah benar dan sesuai dengan kenyataan. Apalagi kalau kisah – kisah nyata lainya di filemkan juga
seperti Pada tahun 1976 – 1999 sungguh banyak sekali jiwa yang melawan di tangan tentara Indonesia dan mayoritas korban adalah rakyat yang tidak bersenjata dan media Indonesia juga secara
tidak professioanal mendukung aksi brutal dan tidak manusiawi militer Indonesia dengan menyebarkan kabaar – kabar bohong mengenai TImor TImur bahkan sampai
Timor Timur sudah menjadi negara sendiri para media Indonesia selalu menyudutkan pemerintah TImor Leste, media Indonesia menayangkan dan menambahkan serta memanipulasi banyak berita seputar Timor Leste
di siaran – siaran mereka sehingga di DUnia Internasional mereka kurang dipercayai.

Dengan Film Balibo ini, diharapkan rakyat Indonesia bisa tahu bahwa Timor TImur bukanlah bagian dari Indonesia seperti yang dibohongi dan ditutupi oleh
pemerintah INdoensia sendiri. TImor – Timur dari sananya bukanlah Indonesia, Indonesia menjajah dan menduduki Timor Timur pada tahun 1975 seperti yang dikisahkan
dalam Film Balibo tersebut. Dengan film Balibo ini diharapkan dapat membuka mata batin rakyat Indonesia akan apa yang telah dilakukan oleh Militer Indonesia di Timor Timur antara
tahun 1975 – 1999 untuk mencari tahu seluk beluk dan pelanggran yang telah dilakukan oleh Militer Indonesia di Timor Timur.

Rakyat Timor – Timur akan sangat senang bila rakyat Indonesia mengetahui penderitaan selama bergabung dengan Indonesia. Akan tetapi rakyat Timor Timor sangatlah menghargai dan menghormati
rakyat Indonesia dan pemerintahan Indonesia, rakyat TImor TImur tahu bahwa Indonesia menyerang dan menduduki Timor TImur karena didukung oleh Amerika dan Australia yang merupakan sumber kapitalism dan
otak dari isu – isu terorisme di dunia.

Filem Balibo disatu pihak mengisahkan kisah nyata yang dialami oleh rakyat Timor Timur semasa invansi (penyerangan) yang dilakukan oleh Indonesia tetapi di lain pihak
Australia ingin membuat jalinan persahabatan Timor Leste dan Indonesia menjadi tidak baik. Australia ingin agar TImor Leste dan Indonesia tidak boleh
menjalin hubungan baik supaya kalau nantinya terjadi gejolak antara Timor Leste dan Indonesia, Australia akan bertindak sebagai seorang pahlawan untuk menyelesaikan kasus itu.
Jadi meskipun filem Balibo ditayangkan anggaplah ini merupakan sejarah yang diceritakan kembali. Untuk kedepanya Timor Leste dan Indonesia agar menjalin hubungan yang lebih baik.
Negara – negara yang tergabung dalam CPLP ( Persekutuan Negara – Negara Berbahasaa Portugis) juga mendukung Timor Leste untuk menjalin hubungan baik dengan Indonesia dimana Timor Leste merupakan
salah satu negara dari CPLP tersebut.

Terima Kasih.

9 thoughts on “FILM BALIBO BERDASARKAN KISAH NYATA

  1. Mas, karena berbagai media di Indonesia menggabarkan kebohongan makanya blog ini hadir untuk menceritakan KEBENARAN…..

    Kalau memang Indonesia tidak pernah menajah Timor Leste maka boleh dikatakan bahwa Film BALIBO adlaah FIKSI…..

    Terima KAsih..

  2. uNTUK maUbere:

    Saya kira ini masalah interpretasi/penafsiran, dan jiwa jaman yang sedang melingkupi anda. Film Balibo itu berkisar invasi Indonesia yang tertangkap kamera/liputan oleh media Australia yang pro dengan fretelin atau ikut dengan mereka. Jadi, bukan masalah penjajahan. Logikanya apa dengan Indonesia menjajah?….

    mari diskusi….

  3. Mas, jurnalis yang meliputi tersebut adalah seputar INVANSI dan itu benar, TETAPI bisakah anda bayangkan “INDONESIA MENJAJAH” tanpa adanya suatu titik awal (PNYERANGAN INVANSI) yang berlanjut hingga 24 tahun, dianeksasi ke dalam UUD Indonesia dan mengeshkanya secara sepihak dibawah rezim soeharto dan ditentang oleh PBB, menurut anda istilah yang cocok untuk kekuatan asing menyerang dan menduduki suatu negara dan mendiaminya sampai puluhan tahun meskipun PERSERIKATAN BANGSA – BANGSA menentangnya dalam berbagai resolusi PBB, istilah apa yang cocok untuk itu???

    Film balibo mengisahkan kebenaran, bahwa sebelum menjajah Timor Leste, Indonesia telah melakukan invansi dimana “INVANSI tersebut tidak diketahui oleh semua negara, kecuali sekutu Indonesia yaitu AMERIKA dan AUSTRALIA”…

    Anda kayaknya menganalisa film tersebut hanya dari scene yang ditampilkan tapi anda lupa bahwa ‘INVANSI PAGI BUTA ITU” sangat ditutupi kepada dunia Internasional agar tidak diketahui dan Indonesia berencana menduduki Timor Leste secara diam-diam….

    anda paham sekarang???

    Terima kasih.

  4. Mereka membunuh para jurnalis itu agar Indonesia mencaplok wilayah Timor – Timur secara diam – diam tanpa diketahui oleh dunia Internasionalnya, lebih memalukan lagi, DPR RI waktu itu mengesahkan wilayah Timor Leste ke dalam UU Indonesia…wah memalukan….

  5. dear maubere, bagaimana kabar timr leste sekarang? saya amat tertarik untuk mengetahui lebih lanjut kabar timor leste..semoga saudara-saudara disana damai selalu..

  6. Sudah jangan berantem… kita sama2 saudara di mata tuhan jadi kita ga tau mana yang benar n mana yang salah… SEmua yang mengetahui hanya tuhan tida kebohongan n tiada kemunafikan klo tuhan sdh berbicara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s