Eu Volto, Hau Fila Fali Mai, I Am Back, Saya Kembali Lagi

Have A Good Day Semuanya,
Setelah vakum selama beberapa tahun, saya akhirnya kembali menulis. Seperti manusia biasa di Asia lainya, setelah hidup berkeluarga,
banyak kewajiban yang mesti dijalankan untuk menghidupi keluarga dan anak – anak di Dili.

Menjadi seorang Engineer memang mesti peras otak untuk bekerja di lapangan di Timor-Leste akibatnya jarang nulis lagi.
Tekad bulat untuk bekerja keras dalam membangun negeri telah ada ketika negara ini berdiri, sebagai generasi muda sama seperti teman – teman lain di Timor-Leste sudah menjadi keharusan untuk bekerja membangun negeri Tercinta Timor-Leste ini.

Suasana Kota Dili yang sangat kondusif, mungkin lebih aman kalau dibandingkan dengan beberapa negara anggota ASEAN lainya seperti Filipina atau Thailand dimana kelompok separatis
masih menusuk dari dalam.

Dili di tahun 2014, banyak yang telah berubah.
Inflasi yang tinggi karena peredaran mata uang Dollar US yang sangat banyak. Banco Central de Timor-Leste (Bank Sentral TL) yang baru saja me-launching mata uang Timor-Leste dalam bentuk koin (100 centavos).
Strategi Politik telah banyak dicapai, kepulangan pasukan Perdamaian PBB di tahun 2012 dengan damai, Pemilu 2012 di TL yang di pimpin sendiri oleh STAE (KPUnya TL) yang berjalan kondusif (Polisi dan Tentara juga ikut memberikan suara), menjadi negara terbaik di Asia dalam hal transparansi dana sumber daya alam, Senhor Ramos Horta yang menjadi pemimpin untuk Misi PBB di Guinea Bissau (negara di Afrika, anggota CPLP) beserta Komitmen Negara RDTL dalam menyelesaikan konflik di Guinea Bissau (Timor Leste memberikan bantuan kepada negara ini senilai 20juta dollar AS (Rp. 24 Miliar), menjadi model bagi negara-negara yang tergabung dalam G7, Pengusaha keturunan Timor – China (Jape Kong Su) yang serius membangun perekonomian Timor-Leste,
Fundus Petroleum (Dana Perminyakan) Timor Leste di Bank Amerika dari hasil bagi eksplorasi MInyak dan Gas ALam di Laut Timor yang telah mencapai 14 billions USD (Setara 168 Triliun Rupiah) pada tahun 2014, pemasukan non migas yang terus bertambah serta penyusunan strategi pengembangan yang berorientasi pada pemutusan ketergantungan negara pada pendapatan dari minyak dan gas. pemetaan SDA di onshore Timor-Leste, pembentukan BUMN Timor-Leste yaitu Timor Gap (seperti Pertaminanya Indonesia), pembentukan perusahaan penerbangan AIR TIMOR, Liberalisasi Telekomunikasi (dari 1 operator telekomunikasi di tahun 2000 – 2011, menjadi 3 operator telekomunikasi di tahun 2014), Mega Proyek Pembangkit Listrik senilai 400Juta USD, Peningkatan Human Development Index TL menurut data bank DUnia di tahun 2013 serta segudang pencapaian lainya.

Foto:

1. http://www.scmp.com/magazines/post-magazine/article/1361018/project-timor

2. Anak-Anak TL

3. Kreativitas Anak TL

4. Timor Plaza

5. New Building Ministry of Finance of Timor Leste

Sebagai seorang warga negara yang baik, terkadang pada waktu luang, saya memberikan kursus bahasa Inggris, komputer dan internet yang free untuk anak – anak Timor Leste. Saya sendiri giat mengikuti kursus bahasa Portugis. Maklum tahun ini, Timor Leste akan menjadi Ketua selama dua tahun bagi negara Lusophone (negara2 berbahasa Portugis).
Agenda pertama Timor-Leste adalah, mengubah peran dari CPLP (Communidades dos Paises de LIngua Portugues/ Persatuan Negara2 Berbahasa Portugis) dari mindset yang bersifat kultural ke Pemberdayaan Ekonomi. Dengan belajar lebih mendalam bahasa Portugis (bahasa ofisial Timor Leste) mudah2an dapat berkomunikasi dengan baik dengan mereka.

Memasuki Awal tahun 2014, Timor Leste membawa tetangganya Australia ke pengadilan Internasional di Den Hag Belanda. Di pengadilan ini juga pada waktu itu, Indonesia di kalahkan oleh Malaysia atas sengketa pulau Sipadan dan Ligitan yang kaya SDAnya.
TImor Leste menuntut Australia dalam dua hal:

  1. Atas Penyitaan Dokumen Negara Timor-Leste di Kantor Pengacara Bernard Collaery di Canbera oleh Intelijen Australia satu hari menjelang sidang perdana kasus PENYADAPAN yang melibatkan Intelijen Aussie di pengadilan International di Den Hag.
  2. Atas Aksi ESPIONASE yang dilakukan oleh Intelijen Australia di Ruang Kabinet Perdana Menteri Timor-Leste pada tahun 2004.

Saya akan memaparkan lebih lanjut perkembangan – perkembangan ini dan yang lainnya.
Blog dengan bahasa Indonesia ini, saya persembahkan untuk para pembaca yang memahami bahasa Indonesia. Saya juga akan KOPAS beberapa artikel tentang Timor Leste yang bukan bahasa Indonesia, maklum di Timor Leste ada empat bahasa yang dipakai yaitu Bahasa TETUM, PORTUGIS, INGGRIS dan Bahasa Indonesia.
Saya sendiri baru menguasai empat bahasa plus satu bahasa daerah, jadi lima dong (jadi gr..gr..gr)

Salam,

God Bless Timor-Leste.

Maubere

2 thoughts on “Eu Volto, Hau Fila Fali Mai, I Am Back, Saya Kembali Lagi

  1. Ya puji Tuhan bisa menghilangkan secara bertahap stigma Negara termiskin di dunia. Teruskan perjuangan, sehingga tidak sia-sia pengorbanan yang sudah diperjuangkan oleh rakyat Timor Leste. GBU

  2. Terima kasih banyak atas informasi dan data data yang anda berikan, dan informasi tersebut bisa menginspirasi saya dan juga banggsa2 Timor Leste untuk membantu dan mengontribusi pembangunan nasional. Godbless 4 You…!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s